Safari Ramadhan di Waru, Perwakilan Pengadilan Agama Penajam Hadiri Buka Bersama Bupati PPU

PA Penajam, Waru – Pada Jumat, 6 Maret 2026, perwakilan dari Pengadilan Agama (PA) Penajam menghadiri kegiatan safari ramadhan dan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Babussalam Logvon, Kecamatan Waru.
Pada kegiatan ini, PA Penajam diwakili oleh Kepala Sub Bagian Perencanaan, Teknologi Informasi, dan Pelaporan (PTIP), Bapak Awaludin Nur, S.H.I., Safari Ramadhan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Sekretaris Daerah PPU Tohar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Baznas PPU, KUA Kecamatan Waru, serta masyarakat Kecamatan Waru.

Acara dimulai pada pukul 17.00 WITA dengan rangkaian kegiatan pembukaan dan sambutan dari Wakil Bupati PPU. Dalam sambutannya, Abdul Waris Muin menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Waru yang telah menyambut kegiatan Safari Ramadhan dengan penuh antusias dan meriah, Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci ramadhan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada masyarakat oleh Baznas PPU yang diserahkan secara langsung oleh Wakil Bupati PPU. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan ramadhan.

Menjelang waktu berbuka puasa, acara diisi dengan kultum (kuliah tujuh menit) yang disampaikan oleh ustadz Dedi Arifin. Dalam ceramahnya, ia mengajak umat Muslim khususnya di Kecamatan Waru untuk meningkatkan ibadah selama bulan ramadhan, terutama pada sepuluh hari terakhir yang dmterdapat malam Lailatul Qadar malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Ia juga mengingatkan agar umat tidak terlena oleh kesibukan dunia, seperti persiapan menjelang Hari Raya, sehingga melalaikan kesempatan memperbanyak ibadah.

Kegiatan Safari Ramadhan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan sholat Magrib berjamaah. Setelah itu, para tamu dan masyarakat menikmati hidangan makan bersama yang merupakan hasil tangkapan laut dari warga Logvon, sebagai bentuk kebersamaan dan kearifan lokal masyarakat setempat. (Sugeng-Pnjm)
